Muntah, Mencret Sembuh Berkat Minyak Varash Care

Muntah, Mencret Sembuh Berkat Minyak Varash Care

Nama : Rosmawati

Umur : 40 Tahun

Alamat : Tebing Tinggi

Diceritakan oleh ibu Veronika Angeline.

Kejadiannya kemarin pagi, tanggal 29 Mei 2017. Si ibu asisten RT saya datang ke rumah agak siangan dari biasanya. Udah gitu saya lihat muka si ibu datang dengan muka seperti orang yang lagi sakit.

Lalu saya bertanya, “Ibu kenapa? Lagi sakit atau lemas karena puasa? Kok lain dari hari biasa puasa?”.

Ternyata si ibu lagi sakit, mencret, muntah-muntah, terasa nyesak di bagian dada dari tengah malam sampai tidak bisa tidur gara-gara bolak balik ke kamar mandi. Katanya, “pas sahur tadi udah minum obat yang kakak kasih hari tu tapi masih sakit juga”.

Singkat cerita langsung saya ambil minyak Varash Care dari kamar saya dan menyuruh si ibu untuk mengoleskannya di bagian dada, perut dan punggung sampai pinggang. Namun saya tidak menganjurkan minum air hangat berhubung si ibu puasa. Dan saya pun memberikan minyak Varash Care yang roll on untuk dibawa pulang ke rumahnya supaya bisa dioleskan lagi sambi menunggu jam waktunya jemput anak saya pulang sekolah nantinya.

Saat waktunya anak saya pulang sekolah kemarin siang, saya bertanya lagi ke si ibu asisten RT tersebut tentang bagaimana keadaannya. Dan ternyata perutnya sudah enakkan dan sudah gak mencret lagi. Dan si ibu pun melanjutkan pekerjaannya yang tertunda tadi pagi di rumah kami dengan senang hati tanpa merasakan sakit lagi.

Terima kasih Varash, lagi-lagi menyembuhkan anggota keluarga kami.

VARASH MEMBANTU PENYEMBUHAN LUKA AKIBAT TERKENA SERPIHAN KACA

VARASH MEMBANTU PENYEMBUHAN LUKA AKIBAT TERKENA SERPIHAN KACA

Nama : Alwinen Herdin Damanik

Umur : 61 Tahun

Asal :  Binjai, Sumatra Utara

Pada hari Rabu, saat saya berkunjung ke rumah nenek dan kakek Amel, kakek sedang membersihkan bekasan kaca mangkuk sayur yang pecah karena tersenggol. Hal yang tak terduga terjadi pada kakek Amel. Tiba-tiba  di depan kaki kakek ternyata masih ada serpihan kaca yang runcing yang tidak terlihat.

Spontan kakek pun terkejut dan teriak kesakitan. Melihat kakinya sudah berlumuran darah yang banyak, dan saya pun langsung berlari mendekati kakeknya Amel.

Walaupun saya kaget melihat luka kaki pada kakeknya Amel yang berlumuran darah, saya lngsung membersihkan luka dan saya balurkan dengan minyak Varash yang saya selalu bawa karena saya selalu sedia minyak Varash di manapun saya berpergian. Minyak Varash tetap selalu saya simpan di dalam tas pribadi saya.

Setelah dibalurkan minyak Varash, darah pada luka kakek Amel ini langsung berhenti keluar dan kakek Amel pun tidak merasa kesakitan lagi. Dan setelah 3 hari kakek Amel rutin membalurkan minyak Varash pada luka kakinya, akhirnya luka itu mengering. Kini kakek Amel dapat beraktifitas kembali dengan kaki yang sudah sehat.

 

Itulah manfaat minyak Varash yang saya rasakan. Semoga semakin banyak orang yang disembuhkan dengan minyak Varash. Jadi tidak ada salahnya menjadikan minyak Varash sebagai P3K bagi keluarga di rumah.

SARAF KEJEPIT SEMBUH DENGAN VARASH HEALING OIL

SARAF KEJEPIT SEMBUH DENGAN VARASH HEALING OIL

Nama : Josep Tuahman Sijabat

Umur : 51 Tahun

Alamat : Deli Serdang, Sumatera Utara

Beliau adalah ayah saya.

2 tahun yang lalu sepulang kerja ayah saya sering mengeluh sakit pada tulang belakangnya. Saat itu kami pikir hanya kecapekan. Namun semakin hari ayah saya merasa semakin sakit.

Kemudian kami membawa ayah ke dokter spesialis. Dan dokter menyuruh agar ayah dirawat lebih intensif di rumah sakit sambil menunggu hasil rontgen. Setelah hasil rontgen keluar, dokter mengatakan bahwa ayah saya mengalami saraf tulang punggung terjepit dan harus dioperasi.

Posisi saya adalah anak sulung di keluarga. Saya hanya mencari info dari keluarga, dan saat itu banyak info yang saya dapat bahwa operasi dapat melumpuhkan kalau tidak berhasil.

Kebetulan saya adalah seorang guru. Di sekolah tempat saya mengajar ada seorang kakak yang menawarkan minyak Varash. Saat itu tidak langsung saya ambil sebab sudah banyak obat yang dipakai ayah saya tapi hasilnya nihil.

Kemudian kakak itu terus mengirimi saya referensi Varash terkhusus mengenai saraf kejepit. Akhirnya saya pun membelinya. Ayah saya rutin menggunakan minyak ini. Membalurkan di punggung dan telapak kaki.

Puji Tuhan keadaan ayah saya semakin membaik saat ini.

Dulu beliau tidak bisa duduk terlalu lama. Sekarang duduk berjam-jam pun tidak masalah. Dan ayah saya sudah dapat bekerja kembali. Dan Varash selalu beliau kantongi.

Terima kasih banyak Varash sudah mengembalikan ayah saya yang dulu, yang sehat dan enerjik.

BENJOLAN DI PAYUDARA SEMBUH BERKAT MINYAK VARASH

BENJOLAN DI PAYUDARA SEMBUH BERKAT MINYAK VARASH

Nama : Ibu Hartati Nababan

Umur : 48 Tahun

Alamat : Sorong

Tahun lalu saya pernah operasi 4 benjolan di payudara saya dan setelah operasi saya  masih memakai obat-obatan herbal.

1 tahun setelah operasi ternyata bekas benjolan yang diangkat itu kembali terasa sakit. Buka hanya sakit, tapi mendenyut-denyut dan seperti ditarik-tarik. Dan itu membuat perasaan saya tidak nyaman dan semakin khawatir.

Karena semakin terasa sakit, saya sudah berencana mau berobat lagi ke Jakarta bulan Juni ini dan  saya bercerita masalah sakit saya ini kepada ibu Ruki Sitohang.

Ibu Ruki menyarankan coba pakai minyak Varash dan saya pun tertarik mencoba memakainya.

Saya membeli 1 botol minyak Varash, membalurkan di tempat wajib yaitu tulang punggung, telapak kaki, sela-sela jari dan membalurkan di tempat yang sakit dan tidak lupa minum air hangat.

Setelah 3 hari memakai minyak Varash, saya merasa ada perubahan. Rasa sakitnya berkurang dan disarankan ibu Ruki agar saya tetap membalurkan di bagian payudara setiap jam sambil berdoa pada Tuhan. Berapa hari kemudian saya membeli minyak Varash 1 botol lagi.

Setelah pemakaian 2 botol minyak Varash, rasa sakit pada payudara saya sudah hilang. Karena senangnya saya mengabari ibu Ruki.

Saya sangat bersyukur, sakit pada payudara saya sembuh dan rencana saya mau berobat ke Jakarta, saya urungkan. Saya melanjutkan memakai Varash walaupun rasa sakitnya sudah hilang, hanya untuk menjaga kesehatan saya.

Terima kasih pada Tuhan saya dipertemukan dengan minyak Varash.

Vertigo Sembuh Dengan Varash Healing Oil

Vertigo Sembuh Dengan Varash Healing Oil

Nama : Rabiatul Adawiyah

Umur : 31 Tahun

Alamat : Tebing Tinggi, Sumatera Utara

Saya mengenal Varash ini dari rekan kerja saya Nora Demak Nababan yang merupakan salah satu reseller Varash.

Pada awal Maret kemaren, rekan kerja saya mengenalkan kepada saya Varash Healing Oil ini karena sebelumnya saya pernah menceritakan keluhan vertigo saya ini. Dengan harapan Varash dapat menyembuhkan penyakit saya.

Setahun belakangan ini saya menderita penyakit “Vertigo” yaitu penyakit yang menyerang pusat keseimbangan. Pusat keseimbangan manusia letaknya di telinga dalam dan di otak belakang. Jika penyakit ini kambuh saya merasakan sensasi berputar, mual dan muntah serta telinga berdengung, yang mengakibatkan saya sulit beraktifitas. Saya telah berobat ke dokter saraf tapi tak kunjung sembuh.

Setelah saya menggunakan Varash Healing Oil ini selama kurang lebih tiga bulan, banyak sekali perubahan yang saya rasakan. Pusing, mual sudah berkurang bahkan telinga sudah tak berdengung lagi. Saya membalurkan Varash di telapak kaki dan tulang belakang serta di tengkuk dan sekitar telinga dan tak lupa minum air putih hangat setelah itu.

Semoga testimoni ini bisa menjadi motivasi bagi penderita vertigo lainnya yang masih ragu untuk mencoba Varash Healing Oil ini.

TERIMA KASIH VARASH…

Bayi Prematur Dan Varash

Bayi Prematur Dan Varash

Nama Ibu Bayi            : Gigis Novita Sari

Usia                             : 18 Tahun

Nama Bidan                : Bidan Vera Theresia Pane

Alamat Klinik             : Karawang Jawa Barat

Awalnya Saya mengenal Varash dari postingan di Fb kakak Ester Sianipar yang juga teman satu kampung di Pematang Siantar. Keluhan saya badan dan seluruh tubuh saya pegal-pegal. Capek dan menggigil serta tumit kaki dan jari-jari suka nyut-nyutan. Karena suka menggigil setiap malam saya pakai kaos kaki dan selimut.

Terkadang saya sering tidak tidur apabila ada pasien datang ke klinik untuk melahirkan tapi sampai esok hari belum juga melahirkan dan terkadang mengurus bayi bila saat rewel. Untuk mengatasi keluhan saya coba pesan 1 botol varash sama kak Ester. Begitu Varash sampai pada malam harinya saya balur seluruh tubuh saya dengan mengikuti saran dari kak Ester. Habis balur-balur saya minum air putih hangat 2 gelas dan saya coba untuk tidak pakai kaos kaki dan selimut sampai pagi. Puji Tuhan tubuh saya merasa enak dan ringan juga seluruh kaki tadinya nyutnyutan sudah tidak ada lagi.

Tanggal 14 April 2017 sore hari ada ibu muda bernama Gigis Novita Sari datang ke klinik saya untuk melahirkan. Tentu saya harus menunggunya dan begadang. Supaya fisik saya kuat, saya balur Varash telapak kaki dan seluruh tubuh saya supaya kuat dan bertenaga untuk menolong ibu Gigis yang mau melahirkan.

Tanggal 15 April jam 9 pagi, ibu Gigis melahirkan bayi laki-laki dalam usia kandungan 7 bulan dengan berat badan 1.2 kg dengan kondisi gawat, sehingga si bayi harus saya pasangkan infus oksigen dan selang ke hidung untuk minum susu. Setelah selesai mengurus ibu Gigis saya balur Varash si bayi dari mulai telapak kaki, celah-celah jari kaki seluruh tubuh sampai ke ubun-ubun.

Hanya balur-balur Varash 2 hari selang infus dan oksigen dicabut lalu saya ganti dengan selang ke hidung untuk minum susu dan juga pagi sore saya balur-balur varash di seluruh tubuh sampai ubun-ubun.

Luar biasa, tanggal 30 April 2017 berat badan si bayi naik 2 gram dari 1.2 kg menjadi 1.4 kg dan Puji Tuhan si bayi sudah mau minum susu pakai botol susu.

Terima kasih TUHAN, bayi prematur dengan kondisi gawat TUHAN pulihkan kesehatannya sehingga si Bayi boleh pulang bersama ibunya.

Terima kasih buat bapak Putu Ripa Varash yang meracik minyak Varash yang dapat dan aman dibalurkan pada bayi prematur dan terima kasih juga buat kak Ester Sianipar.

 

TUHAN memberkati kita semuanya. Amin.

Sakit Keropos Tulang Leher dan Varash

Sakit Keropos Tulang Leher dan Varash

Nama               : Sasmita

Umur               : 49 Tahun

Profesi             : Guru

Saya merasakan sakit sejak tahun 2009. Sakit pada punggung, leher, kepala dan sendi-sendi kram. Pada mulanya saya kira karena kolesterol karena saya memang agak gemuk. Berat saya 75 kg dengan tinggi badan 163 cm. Seiring berjalannya waktu saya semakin menderita walaupun saya jaga pola makan dan berolahraga.

Banyak pengobatan yang saya jalani antara lain dokter spesialis penyakit dalam, sinshe, akupuntur, terapi- terapi yang di iklankan orang, macam-macamlah itu. Bahkan teman-teman guru banyak yang menyarankan saya berobat ke Malaka karena melihat sendiri betapa kesakitannya saya.

Setiap hari saya menjalani aktifitas saya sebagai guru, aktifis gereja dan aktifis organisasi dalam keadaan sakit.

Menatap hari esok saja saya takut, karena besoknya punggung saya tetap sakit. Bangun tidur pagi hari, saya tidak pernah merasa segar. Menjalani kegiatan yang cukup padat menjadi tidak bersemangat. Saya mudah lelah, mata berat, kaki kaku, punggung sakit, kepala juga sakit. Rambut saya mulai rontok, wajah pun jadi kusam. Saya pun mulai kuatir berapa lama saya mampu bertahan hidup.

Ditengah keputusasaan, suami membawa saya berobat ke dokter spesialis rontgen. Dokter inilah yang bisa menemukan penyakit saya itu sekitar tahun 2014. Ternyata saya sakit keropos tulang leher dua ruas. Dan dokter tersebut menyarankan saya ke dokter syaraf dan test MRI untuk mengetahui apakah ada syaraf terjepit pada leher saya. Lalu saya pergi ke RS. Eka Hospital, dan saya bersyukur tidak ada syaraf terjepit tetapi tulang leher yang keropos itu memang benar bahkan cincin anulus (penyabung ruas tulang) tersebut sudah pecah. Dokter tidak memberi obat, karena katanya tidak ada obatnya. Dokter itu tidak berani memberi obat penghilang rasa sakit, karena katanya setahun saja minum obat penghilang rasa sakit, maka lambung saya bisa rusak. Lalu saya menemui doktek rontgen saya kembali, beliau menyuruh saya memakai alat penyangga leher. Penyangga leher itu bukan menyembuhkan sakit saya, hanya alat yang akan mengurangi tekanan pada tulang leher yang keropos itu. Alat itu juga mengganggu gerakan tubuh saya, panas, kaku dan pernah saya terjatuh tanpa bisa menjaga keseimbangan tubuh. Sakit saya bukannya sembuh, tapi semakin sakit.

Awal tahun 2017 saya bertemu ibu Ester Sianipar (reseler Varash). Saya tanya apa itu varash, karena sering saya baca postingan beliau di facebook. Dengan sedikit kurang percaya saya beli dan pakailah minyak varash itu.

Saya membalurkan Varash sesuai anjuran beliau, saya mulai merasakan nyaman di sendi-sendi kaki saya.

Sampai botol ketiga baru saya mulai merasakan nyaman dipungung saya. Dan saya semakin yakin saya pasti sembuh dengan minyak varash.

Sakit punggung saya yang sudah bertahun-tahun saya rasakan sekarang sudah sembuh. Kaki yang selalu kram dan kebas sudah hilang. Rambut saya yang selalu rontok sudah tak rontok lagi. Mata saya yang selalu berat sudah normal kembali. Punggung saya yang selalu sakit sudah sembuh.  Saya sangat bersyukur dan berterima kasih pada Tuhan. Doa saya telah dijawabNya. Saya sudah sembuh. Hari- hari saya kembali ceria dan bersemangat.

Terima kasih Tuhan Yesus. Terima kasih Varash.

 

Semoga testimoni bermanfaat, terima kasih.

PASCA KECELAKAAN YANG MENGHARUSKAN OPERASI LUTUT KAKI KANAN PADA TAHUN 2014, PEMULIHAN TIDAK SEMPURNA, KAKI KANAN MENJADI KAKU, TEGANG, BENGKAK, DAN SELALU SAKIT BILA DILIPAT

PASCA KECELAKAAN YANG MENGHARUSKAN OPERASI LUTUT KAKI KANAN PADA TAHUN 2014, PEMULIHAN TIDAK SEMPURNA, KAKI KANAN MENJADI KAKU, TEGANG, BENGKAK, DAN SELALU SAKIT BILA DILIPAT

Nama               : Emma Hutagalung

Usia                 : 54 thn

Alamat            : Duri-Riau

Pada tahun 2014, saya mengalami kecelakaan motor. Akibat dari kecelakaan tersebut, lutut kaki kanan bergeser ke belakang dan urat penahan lutut putus. Dokter mengharuskan agar segera dilakukan operasi untuk menyambung penahan lutut kembali.

Operasi pun dilakukan di RS Pondok Indah Jakarta, rujukan dari RS Chevron Duri. Operasi berjalan dengan lancar. Saya pun diberi obat yang harus dikonsumsi agar kaki bisa pulih kembali.

Namun, dampak pasca operasi, pemulihan kaki tidak sesempurna sebelum kecelakaan. Kaki menjadi tidak sekuat dulu lagi. Kaki kanan jadi terasa kaku dan membengkak bila berdiri lama dan kena air dingin dalam waktu yang lama.  Bila duduk tidak bisa dilipat sama sekali. Kaki harus diluruskan. Ketika berdiri kembali, pasti akan pincang bila akan berjalan walau hanya beberapa menit karena kaki kaku dan tegang. 

Namun, sudah hampir 4 tahun ini dengan kondisi demikian, tentu terasa sangat menyiksa. Aktivitas sehari-hari tidak selincah dulu lagi. Karena sudah tidak berobat lagi, saya mengonsumsi viostin agar sakitnya hilang. Namun, akan sampai berapa lama mengonsumsi obat? Dalam jangka panjang, tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan. Di samping itu, saya juga menggunakan berbagai merk minyak yang dibalur. Namun, juga tidak ada perubahan.

Pada Maret akhir 2017, saya diperkenalkan Varash Classic melalui putri saya Erni Hutabarat yang sudah menjadi reseller varash. Saya yakin varash bisa memulihkan kaki saya karena putri saya sudah mengalami pemulihan terlebih dahulu.

Penggunaan varash classic saya lakukan dengan membalur di tulang punggung, telapak kaki (saat akan tidur) dan di bagian kaki yang sakit sesering mungkin. Seminggu pertama setelah penggunaan classic, kaki kanan kanan sudah tidak kaku walau masih bengkak.

Puji Tuhan, pemulihan terjadi setelah pemakaian sebulan lebih secara rutin, kaki kanan sudah bisa dilipat, bengkak sudah berkurang, dan jalan tidak tengkak lagi…

Sekarang saya tetap terus menggunakan varash oil sampai benar-benar pulih.

 

Terima kasih varash, semoga semakin banyak yang dipulihkan.

Denyut Menahun Sembuh Dengan Varash Classic

Denyut Menahun Sembuh Dengan Varash Classic

Nama : K. SINAGA

Usia   : 64 Tahun

Pekerjaan : Pensiunan PNS

Alamat : Jl. Gatot Subroto Medan

Kecelakaan motor sekitar 7 tahun yang lalu yang dialami oleh orangtua saya (ayah) mengharuskan dokter mengambil tindakan untuk mengamputasi setengah telapak kaki sebelah kiri ayah saya.

Operasi berlangsung beberapa kali dan dilakukan di 2 Rumah Sakit ternama di Kota Pematang Siantar.

7 tahun berlalu.

Selama 7 tahun pula ayah saya harus mengalami masa-masa sulit dalam kesehariannya dan merasakan sakit yang luar biasa, terbangun di malam hari karena denyut/nyeri di bagian kaki bekas amputasi tersebut. Sakit tidak hanya dirasakan pada kaki saja, tetapi juga pada bagian-bagian tubuh yang lain. Mungkin ini di sebabkan karena di telapak kaki manusia terdapat titik-titik syaraf yang berhubungan dengan organ-organ tubuh lainnya. Bermacam ragam merk obat sudah dikonsumsi, analgesic cream serta minyak tradisional sudah dicoba, bahkan dengan melakukan pemijatan setiap malam juga tidak memberikan hasil yang maksimal.

Hingga suatu hari, diawal bulan Maret 2017, ketika orangtua saya berkunjung ke rumah kami, saya pun mencoba membalurkan Varash Healing Oil Classic untuk mengurangi denyut di kakinya.

Puji Tuhan, malam harinya, ayah saya bisa tidur dan denyut di kaki jauh berkurang.

Hingga saat ini, sudah menghabiskan 6 botol Varash Classic. Tidak mengapa, yang penting ayah saya sudah bisa tidur nyenyak karena kaki tidak mendenyut lagi dan mama saya juga sudah pensiun jadi tukang pijat pribadi selama 7 tahun hanya dengan membalurkan VARASH HEALING OIL CLASSIC setiap malam sebelum tidur. 

Terimakasih Varash, 7 tahun masa-masa sulit terobati berkat Varash.

KRAM BETIS BERTAHUN SEMBUH DENGAN PERANTARAAN VARASH HEALING OIL

KRAM BETIS BERTAHUN SEMBUH DENGAN PERANTARAAN VARASH HEALING OIL

Nama    : Jalison Purba

Umur    : 35 Tahun

Kota     : Tebing Tinggi

Provinsi : SUMUT

Kram betis sering saya rasakan tanpa mengenal waktu sehingga mengganggu aktivitas dan tidur saya. Beberapa usaha sudah saya lakukan untuk mengobati ketidaknyamanan dibetis saya seperti meletakkan bantal di kaki saat posisi tubuh terlentang dengan tujuan agar posisi kaki berada lebih tinggi sehingga betis saya tidak kram, tapi usaha saya tersebut hanya memberikan kenyamanan sesaat.

Usaha lain yang saya lakukan adalah pijat reflexi. Kaki/betis saya terasa nyaman setelah direflexi tapi hanya bertahan beberapa hari saja. Saya kasihan melihat istri saya yang sering terbangun saat tidur karena betis saya yang tiba-tiba kram sehingga harus di urut-urut baru terasa nyaman dan bisa melanjutkan tidur.

Karena setelah diurut kram betis saya reda, maka saya pun kusuk/urut pada yang ahli kusuk/urut. Ada beberapa tukang urut yang sering mengurut saya bahkan ada diantara mereka yang menyarankan saya untuk rajin berenang agar peredaran darah saya lancar, dan betis saya pun terasa ringan dan nyaman. Saya senang karena sudah seminggu setelah diurut saya tidak merasakan kram betis lagi.

Saya sangat senang karena saya pikir kram betis saya sudah sembuh.

Tapi ternyata…..

Betis saya kram lagi, bahkan pernah kram beberapa kali dalam sehari.

Diakhir tahun 2016 istri saya melihat/membaca informasi tentang produk varash. Setelah cari tahu informasi yang berkaitan dengan varash, akhirnya istri saya bergabung jadi reseller varash (Desember 2016).

Setelah paketnya sampai, setiap malam istri saya membalurkan varash healing oil ke tubuh saya (sepanjang tulang belakang, pusat – pusat cakra, telapak kaki dan sela – sela jari kaki, serta kedua kaki saya secara keseluruhan) dan tak lupa minum air putih hangat sebelum dan sesudah dibalur varash.

Setiap malam minyak Varash membasahi tubuh saya dengan harapan minyak varash ini TUHAN berkati jadi obat yang dapat menyembuhkan kram betis saya. Doa adalah kunci utama dalam setiap proses penyembuhan, karena dengan seizin TUHAN lah kita bisa beroleh kesembuhan dan apa yang kita gunakan dalam proses pengobatan hanyalah alat yang Tuhan pakai/tunjukkan.

Akhirnya saya merasakan sukacita yang luar biasa. Diakhir bulan Desember saya sudah benar-benar merasakan kesembuhan pada kaki saya. TUHAN sudah tunjukkan obat yang mujarab untuk menyembuhkan kram betis saya.

Terimakasih Tuhan atas kesembuhan yang Engkau berikan….

Terimakasih pak Putu yang sudah meracik varash untuk membantu kesembuhan orang banyak…

Sesudah saya merasakan khasiat dari minyak varash, akhirnya saya juga bergabung jadi reseller varash, saya juga ingin menolong orang yang sakit untuk sembuh dengan perantaraan minyak varash.

Sekarang minyak varash menjadi sahabat saya. Dan saat saya sariawan, saya gunakan varash healing oil untuk mengobatinya.

Terimakasih Tuhan yang sudah memberi kesembuhan pada saya melalui perantaraan minyak varash.

 

Terimakasih pak Putu Ripa Varash yang sudah meracik Varash.